- Menurut
teori ini, otak kanan bertanggung jawab secara acak, intuitif, holistik,
menyatukan dan pemikiran subyektif.Sementara otak kiri berperan untuk
berfikir logika, skuensial, rasional, analitis dan obyektif. Kebanyakan
individu memiliki preferensi berbeda dalam menggunakan salah satu gaya
berfikir ini. Jadi seseorang mungkin lebih cenderung menggunakan otak
kiri dan yang lain mungkin cenderung ke otak kanan. Didasarkan pada
bagaimana mereka menggunakan otak kanan dan otak kiri untuk memecahkan
masalah.
-
Fungsi otak kanan dan otak kiri manusia
pada prinsipnya merupakan satu kesatuan fungsi. Akan tetapi beberapa
penelitian menunjukkan bahwa, jika otak kiri sedang aktif, maka otak
kanan akan lebih tenang, demikian pula seabaliknya. Otak kanan dan otak
kiri juga sebenarnya bekerja saling mendukung, sebagaimana pentingnya
fungsi memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Dengan demikian,
tidak bisa dikatakan, otak kanan lebih bagus dari otak kiri ataupun
sebaliknya. Walaupun pada sebagian orang terkadang lebih dominan untuk
menggunakan area otak tertentu. Penggunaan dominasi area otak tertentu
inilah yang kemungkinan membedakan minat dan bakat antar individu.
Cara Berfikir Orang Dengan Menggunakan Otak Kiri dan Kanan
- Menggunakan
otak kanan: Orang yang lebih dominan menggunakan otak kanan cenderung
menggunakan kreativitas untuk memecahkan suatu masalah. Mereka lebih
banyak mengendalikan intuisi dan lebih cepat menangkap gambaran
keseluruhan situasi. Pada intinya, orang yang banyak menggunakan otak
kanan tidak detail oriented.
- Menggunakan
Otak kiri: Orang yang lebih dominan mengguanakan otak kiri lebih
memilih alasan untuk segala sesuatu yang lain. Mereka menggunakan logika
rasional untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan kemudian berpikir
tentang bagaimana cara mengatasinya. Pada intinya, orang yang berfikir
menggunakan otak kiri adalah detail-oriented.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar